Friday, April 24, 2015

Akhirnya 'berumah'

Kemarin sepulang dari bekerja, Bapak saya buru-buru mengajak saya membawa lemari yang akan direparasi ke ruang depan. Jadi gini ceritanya, di rumah saya kebetulan hampir ada tujuh kardus berisi buku dari kakak Saya. Kakak kedua saya ini emang suka banget baca buku, tiap ke mana pun pasti dia sempetin lah beli buku. Nah waktu kakak saya mau menikah, dan kebetulan dia juga diterima buat lanjutin sekolah lagi, kakak saya akhirnya pindahan kan dari tempatnya kerja, dan tujuh kardus yang adalah hasil pundi-pundi yang disisihkan itu akhirnya pindah rumah. Dari tempat tinggalnya yang di medan ke rumah kami, di Klaten ini. Kayak dapat harta karun kan ya, dapat kiriman tujuh kardus isi buku haha.Sayangnya di rumah belum bisa mengakomodir buku-buku ini untuk punya 'rumah sendiri' jadilah mereka tetep di kardus nggak bergerak.

Wednesday, April 15, 2015

Impulsif (?)

Kayaknya saya pernah nulis tentang keimpulsifan saya ya, cuma saya lupa nulis di postingan yang mana. Oke kali ini saya mau cerita tentang keimpulsifan saya (lagi). Yang belum tahu, apa itu impulsif, ini yah saya cariin artinya di KBBI : impulsif/im·pul·sif/ a bersifat cepat bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati.
Bisa dikatakan kalau impulsif ini tindakan yang tiba-tiba kita lakukan tanpa direncanakan dulu. Misalnya, lagi pergi ke pasar bawa catatan belanjaan banyak banget eh lihat baju lucu di toko tau-tau beli aja, padahal mah nggak ada tuh tulisan baju di catatan atau sebelumnya mau rencana beli baju. Urusan nantinya dipakai atau nggak, berguna atau nggak dipikir belakangan.
Nah di antara kita semua, pasti pernah kan sekali waktu impulsif melakukan sesuatu selama hidup ini? Saya yakin sih, saya bukan cuma satu-satunya orang yang suka impulsif di dunia ini :p *cari temen*

Monday, April 13, 2015

Barangkali

Barangkali kita hanyalah kebetulan-kebetulan manis yang direncanakan Tuhan di awal, yang lalu dengan sengaja kuciptakan kebetulan-kebetulan lain di kesempatan selanjutnya.
Barangkali karena kebetulan rekaan itulah pertemuan dan percakapan kita selanjutnya tak semanis dan seistimewa seperti yang Tuhan ciptakan.
Barangkali hanya aku yang merasa bahwa ada sesuatu yang lebih dalam hubungan yang tak ku ketahui apa namanya ini.
Barangkali hanya aku yang mencoba berjuang untuk kita, oh atau mungkin bisa kusebut berjuang untuk kebahagiaanku sendiri.
Barangkali hatiku perlu dilatih untuk lebih banyak tak acuh pada harapan semu, agar nantinya aku tak terpuruk lalu menyalahkan diri sendiri.
Barangkali mengakhiri sebuah cerita sebelum cerita itu sendiri dimulai tidak akan terlalu menyakitkan, dan tidak terlalu meninggalkan luka yang dalam.
Barangkali itu yang terbaik dari Tuhan untukku, barangkali.

Thursday, April 09, 2015

Merayakan Kenangan

Awan hitam memenuhi langit sore ini. Aku duduk memandang langit gelap dan menerawang jauh ke atas. Potongan-potongan adegan itu muncul di gumpalan awan hitam, bergerak seakan mereka hidup dan aku menjadi penonton atas kejadian yang sedang berlangsung. Itu potongan adegan-adegan yang pernah kita lalui dulu, saat tanganmu yang hangat masih dengan mudahnya menggenggam tanganku saat kita berjalan berdua.

Saturday, April 04, 2015

Dari Memilihmu sampai Track lainnya

Postingan kali ini dibuat karena seharian ini saya mendengarkan lagu-lagu Adhitia Sofyan, dan ASTAGA BAGUS-BAGUS SEMUA TRACKNYA :’)) aduuuh mau nangis rasanya saking bagusnya (oke kalian bisa menyebut ini berlebihan) tapi beneran hampir semua lagu di album-albumnya ini oke banget. SERIUS.
Saya memang sering mendengarkan lagu-lagunya mas Adhit ini, tapi ya cuma beberapa nggak sampai dengerin full satu album, dan hari ini karena keisengan saya muter satu folder yang saya beri judul Adhitia Sofyan, jadilah saya jatuh cinta beneran sama lagu-lagunya.